Monday, February 7, 2011

Mengajak Anak Mendaur Ulang Kertas

KOMPAS/LUCKY PRANSISKA Peserta peringatan Hari Bumi mencoba membuat kertas daur ulang di Pantai Indah Ancol, Jakarta, Minggu (25/4). Anda dan keluarga juga bisa mendaur ulang kertas di rumah, sembari mengajarkan anak mengenai kebiasaan ramah lingkungan. Artikel Terkait: Plastik Kado Natal Jangan Asal Dibuang Kertas Daur Ulang GramediaShop : Pencarian - Where There`s Smoke GramediaShop : Sebatang Pohon Tumbuh Di Brooklyn Jumat, 4/2/2011 | 17:35 WIB

KOMPAS.com - Anda bisa berbuat banyak untuk lingkungan dengan langkah sederhana. Mendaur ulang kertas salah satunya. Kertas hasil daur ulang ini bisa dimanfaatkan untuk ragam kebutuhan. Diubah menjadi buku harian untuk anak Anda, atau dijadikan jurnal keluarga yang bisa ditempeli ragam foto kenangan yang bersejarah. Kegiatan mendaur ulang kertas juga bisa menjadi pilihan cara menciptakan quality time bersama anak di akhir pekan nanti. Anda dan keluarga juga menyelamatkan bumi dengan langkah kecil ini.

Siapkan bahannya
Daripada menumpuk berdebu di gudang, Anda bisa memanfaatkan kertas bekas tersebut. Untuk mendaur ulang, kumpulkan kertas bekas dari buku, majalah, atau koran yang sudah tak lagi terpakai. Lalu siapkan lem kertas, pewarna, dan air. Untuk pewarna, Anda bisa menggunakan pewarna buatan yang banyak tersedia di pasaran. Atau, Anda bisa mengeksplorasi pewarna alami dengan menggunakan kunyit, daun suki, akar pohon mengkudu, atau kulit mahoni.

Lengkapi peralatan
Anda membutuhkan sejumlah peralatan seperti:
* Blender untuk menghancurkan kertas.
* Screen tipe 36 untuk mencetak kertas.
* Rakel untuk mengeluarkan air agar bubur kertas cepat tiris.
* Papan tripleks yang dilapisi kain, untuk tempat pencetakan dan penjemuran kertas.
* Bak persegi panjang besar, ukuran minimal 45x50 cm, sebagai tempat penyaringan bubur kertas.
* Bak ember, untuk menampung bubur kertas.
* Solet (potongan plastik mika), digunakan untuk mengangkat kertas yang telah kering.

Ayo mulai mendaur ulang kertas
Jika semua kebutuhan sudah siap, saatnya bereksplorasi bersama anak dan pasangan. Jangan takut kotor, nikmati saja prosesnya sambil mengajarkan anak Anda melakukan kebiasaan ramah lingkungan.

Pertama-tama, potong atau robek kecil-kecil kertas bekas yang tersedia. Lalu rendam potongan kertas ini ke dalam air. Lama waktu merendam tergantung jenis kertas. Ukurannya, rendam kertas hingga melunak. Kemudian rendaman kertas diblender dengan perbandingan 30 persen kertas dan 70 persen air sampai menjadi bubur kertas. Tambahkan pewarna secukupnya ke dalam bubur keras yang sudah diblender tadi. Lalu bubur kertas yang diwarnai ini dimasukkan ke dalam bak.

Blender satu sendok makan lem kertas dengan air secukupnya. Setelah rata campurkan dengan bubur kertas. Campuran bubur kertas ini diaduk sampai merata, lalu diamkan satu jam.

Masukkan screen ke dalam bak dengan cara miring hingga ke dasar bak. Setelah screen dipenuhi bubur kertas, angkat screen pelan-pelan dengan posisi rata (tidak miring) agar ketebalan kertas merata.

Setelah air tiris, rekatkan screen pada papan tripleks dengan menekan pelan-pelan. Gosoklah dengan rakel dari atas ke bawah hingga air keluar dan tiris. Setelah yakin bubur kertas telah menempel, angkat screen perlahan dari atas hingga terangkat semua.

Kertas yang telah menempel ini dijemur di terik matahari langsung sampai kering. Setelah kertas kering angkatlah dengan cara menyongkel dari ujung, atau tepi atas, atau bawah, dengan menggunakan solet.

Kertas daur ulang buatan Anda dan keluarga siap digunakan atau dikreasikan dengan berbagai cara. Selamat bereksperimen.

0 comments: